SEJARAH DESA

Berdasarkan cerita masyarakat dan opini sepuh desa, pada masa terdahulu Desa Cit masih berupa kumpulan kelekak. Salah satunya adalah kelekak bakam, Dimana pada saat itu ada seseorang Perempuan yang bernama “Atjiit” (ejaan lama) berasal dari kelekak bakam   berpindah ke kelekak bubung tujuh yang merupakan rumah tinggi  terbuat dari kayu dan sekarang terletak di daerah kayu arang. Kayu arang sendiri adalah bubung yang pertama dari ketujuh bubung yaitu Ketiau, pejem, air abik, mapur, romodong dan tuing. Karena perpindahan dan berkembangnya kelekak itu yang setelahnya berkembang menjadi suatu desa, maka dari itu terbentuklah nama Desa Cit. Berkat Salah satu peran seseorang perempuan yang telah memberi kemajuan di kelekak tersebut maka nama desanya di beri bernama “Desa Cit” .

 Dahulu Desa Cit masih menggunakan ejaan lama yaitu “ Desa Tjit” Seiring berkembangnya zaman, Nama desa ini menjadi “Desa Cit”. Sebelum menjadi sebuah Desa,  dulunya Cit hanya sebuah dusun dan terdiri dari beberapa dusun lainnya yang bernama dusun Cit, kayu arang, dan Sidorejo. Karena jumlah warga dusun Cit lebih banyak dari pada dusun lainnya, dibuatlah nama Desa Cit yang terdiri dari 3 dusun, dengan tujuan agar lebih mudah dalam berbagi informasi dari dusun satu ke dusun yang lainnya.